
NASIONAL, bentengmaluku.com – (DKI Jakarta) Perombakan (reshuffle) Kabinet Merah Putih yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto mencatatkan sejumlah fakta politik menarik, mulai dari penambahan nomenklatur kementerian koordinator (Kemenko) hingga penguatan posisi pimpinan partai politik di lingkaran utama pemerintahan.
Dalam perombakan struktur ini, Presiden Prabowo memperluas kursi kementerian koordinator guna mengoptimalkan integrasi kebijakan dan percepatan eksekusi program-program prioritas nasional. Hal yang menjadi sorotan utama publik adalah dipercayanya lima pimpinan/ketua umum partai politik koalisi untuk memegang pos kementerian koordinator dan jabatan strategis di kabinet. Langkah ini dipandang sebagai strategi konsolidasi politik tingkat tinggi guna memastikan stabilitas pemerintahan serta dukungan solid parlemen terhadap agenda-agenda krusial, di samping pemenuhan alokasi kursi wakil menteri yang sebelumnya sempat kosong.
Langkah restrukturisasi besar-besaran ini menandai babak baru konsolidasi pemerintahan Prabowo Subianto dalam meningkatkan efektifitas birokrasi, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta menjaga soliditas koalisi partai politik pendukung pemerintah di kuartal akhir tahun 2026.
(es/ Putri Anjani – bentengmaluku.com)

