
NASIONAL, bentengmaluku.com – (DKI Jakarta) Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya menyiagakan sebanyak 9.505 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah untuk mengawal serta mengamankan rangkaian aksi penyampaian aspirasi masyarakat di sejumlah titik strategis wilayah DKI Jakarta, khususnya kawasan Monumen Nasional (Monas).
Pengerahan skema pengamanan skala besar ini disiapkan untuk melayani dan mengamankan sekitar 26 titik fokus penyampaian pendapat di muka umum agar dapat berjalan secara tertib, damai, dan aman dari potensi gangguan Kamtibmas. Pihak Polda Metro Jaya mengimbau seluruh elemen masyarakat dan korlap aksi untuk senantiasa menyampaikan aspirasi secara santun, mematuhi koridor hukum yang berlaku, serta menjaga kebersihan dan ketertiban umum. Di saat yang sama, pihak kepolisian juga telah menyiapkan rekayasa arus lalu lintas yang bersifat situasional di sekitar kawasan Monas, Istana Negara, dan Gedung DPR/MPR guna meminimalkan kemacetan dan menjaga kelancaran mobilitas warga Jakarta.
Langkah pengawalan terpadu ini mencerminkan komitmen aparat keamanan dalam menjamin hak konstitusional warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum dengan tetap mengedepankan keamanan serta kenyamanan masyarakat luas.
(es/ Putri Anjani – bentengmaluku.com)

