
NASIONAL, bentengmaluku.com – (DKI Jakarta) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) berhasil merampungkan langkah penanganan teknis darurat dan rehabilitasi jaringan irigasi untuk menyelamatkan sekitar 8.000 hektare lahan persawahan produktif di Provinsi Lampung dari ancaman kerusakan akibat intrusi air laut.
Fenomena intrusi air asin ke kawasan pertanian pesisir sebelumnya mengancam penurunan kualitas tanah, merusak tanaman padi, hingga memicu risiko gagal panen massal bagi para petani lokal. Guna mengatasi permasalahan tersebut, Kementerian PU melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air melakukan perbaikan pintu-pintu air, pengerukan saluran pengelontor, serta pembangunan tanggul penahan air pasang (tidal dike) untuk menjaga tawar kelancaran pasokan air irigasi persawahan. Intervensi infrastruktur keairan ini tidak hanya menyelamatkan pertanaman musim ini, tetapi juga mengembalikan produktivitas lahan sawah agar tetap optimal mendukung ketahanan pangan nasional.
Upaya penyelamatan lahan pertanian di Lampung ini menjadi bukti komitmen pemerintah pusat dalam menjaga kedaulatan pangan dan melindungi mata pencaharian para petani dari dampak perubahan iklim global.
(es/ Putri Anjani – bentengmaluku.com)

